Minggu, 31 Mei 2015

Mengenal Virtual Web Server

Server lokal atau localhost atau virtual web server atau virtual web hosting merupakan server web yang bersifat offline. Ketika sebuah situs web yang asli bisa diakses dengan cara mengetik alamat seperti http://www.example.com, maka sebuah situs web lokal pada umumnya dapat diakses dengan cara mengetik alamat http://localhost. Server lokal digunakan sebagai alat bantu untuk membuat situs web secara offline tanpa koneksi internet. Di dalam sebuah aplikasi server lokal biasanya sudah terdapat beberapa fitur yang ada di dalam server web online yang ada di internet pada umumnya seperti PHPMyAdmin, PHP, MySQL dan Apache. Aplikasi yang paling sering digunakan —terutama untuk menangani berkas-berkas dengan ekstensi .php— adalah WAMPSERVER dan XAMPP.

Proses instalasi sangat mudah: Unduh salah satu aplikasi tersebut sesuai dengan tipe Sistem Operasi yang Anda pakai (32 bits atau 64 bits). Buka berkas hasil unduhan, kemudian akan muncul jendela bimbingan instalasi aplikasi, setelah itu tinggal klik next… next… next… saja, I agree with the term of service… dan seterusnya sampai muncul tombol Finish.

WampServer Logo

Sebagai contoh, di sini Saya menggunakan WAMPSERVER sebagai server lokal. Yang paling penting untuk Anda perhatikan adalah ada pada folder www, selebihnya bisa Anda abaikan terlebih dahulu sebagai tahap awal latihan. Masing-masing aplikasi server lokal memiliki nama folder publik mereka sendiri. Sebagai contoh, XAMPP memiliki folder publik bernama htdocs. Tapi secara umum Anda akan dapat menemukan folder-folder publik pada aplikasi-aplikasi semacam ini dengan nama www, public_html dan htdocs. Ini juga akan Anda temukan pada server web yang asli, jadi Anda tidak perlu bingung.

Klik ikon WampServer yang ada di desktop komputer Anda, atau kalau tidak ada Anda bisa mencari programnya melalui tombol Start. Setelah itu akan muncul kotak dialog User Account Control. Klik tombol Yes. Lihat daftar ikon pada Taskbar atau Superbar di sebelah kanan bawah, di situ seharusnya akan muncul ikon WAMPSERVER berwarna merah, yang secara normal seharusnya akan berubah warna menjadi jingga dan kemudian menjadi hijau secara perlahan.

Buka peramban favorit Anda, lalu akses alamat http://localhost. Jika muncul halaman seperti ini, maka itu artinya proses instalasi telah berhasil dilakukan dan server lokal Anda sudah siap untuk digunakan:

Menu WampServer
Halaman awal server WAMP.

www

Kembali ke folder www. Jika sebelumnya Anda tidak mengubah-ubah pengaturan lokasi folder www pada saat instalasi, maka folder tersebut seharusnya akan terletak pada lokasi C:\wamp\www. Anda bisa dengan mudah mengakses lokasinya melalui menu:

Menu WampServer
Menu server WAMP.

Anda bisa membuang semua berkas yang ada di dalamnya, tapi untuk berjaga-jaga, Anda bisa membiarkan mereka seperti apa adanya sampai Anda cukup percaya diri untuk membuangnya. Di dalam folder ini Anda bisa memasukkan berkas-berkas web Anda untuk ditampilkan di layar peramban nantinya. Sebagai contoh, Anda membuat berkas bernama tes-halaman.php pada folder ini, maka Anda akan bisa mengakses berkas tersebut melalui alamat http://localhost/tes-halaman.php

Sebenarnya Anda bisa melakukan hal ini di lokasi mana saja di folder komputer Anda, hanya bedanya, Anda tidak akan bisa menerjemahkan kode-kode Hypertext Preprocessor menjadi HTML jika berkas tersebut tidak ditempatkan di dalam folder www. Misalnya Anda membuat berkas tes-halaman.php di desktop, maka Anda bisa membuka berkas tersebut dengan cara klik-kanan pada ikon berkas dan kemudian pilih Open with » Firefox (misalnya). Sehingga pada address bar akan tampil alamat seperti file:///C:/Users/DTE/Desktop/tes-halaman.php

Seperti itu saja dulu. Selanjutnya Anda bisa mencoba belajar bahasa pemrograman PHP atau sekedar mengetes CMS yang Anda unduh di dalam folder ini. Cukup salin dan tempel berkas saja seperti biasa. Target Saya membuat tutorial ini sebenarnya adalah untuk memperkenalkan CMS Mecha pada pembaca, tapi rilis versi stabil yang terakhir masih belum ada dan masih dalam tahap pengetesan.

Jumat, 08 Mei 2015

Ternyata Blog Cara Ririn di Blogspot Tidak Dihapus

Ternyata Blog Cara Ririn di Blogspot Tidak Dihapus - Beberapa bulan yang lalu salah satu blog terkenal yaitu Blog Cara Ririn dihapus oleh Blogger atau Google. Penghapusan blog Cara ririn tersebut dikarenakan beberapa hal yang menyebabkan blog tersebut dihapus, sudah banyak yang membahasnya kenapa blog tersebut dihapus dan semuanya menyimpulkan kalau blog Cara Ririn telah melanggar kebijakan dari Google atau Blogger dan bahkan ada yang menyebutkan kalau blog gratisan yang notabene numpang di Blogger renta di hapus, untuk pernyataan yang terakhir ini saya kurang setuju, blog gratisan tidak akan pernah di hapus oleh Blogger atau Google selama yang punya blog tersebut memperlakukan blognya secara baik

Ternyata Blog Cara Ririn di Blogspot Tidak Dihapus

Sebelumnya blog Cara Ririn berpindah ke WordPress, saya sendiri menyimpulkan kalau blog Cara Ririn yang versi Blogspot adalah salah satu blog yang mempunya banyak pengunjungnya dengan artikel-artikel yang menarik dan dari itu bukan suatu alasan blog tersebut dihapus karena blog tersebut adalah blog yang sangat baik. Namun yang perlu digaris bawahi saat blog tersebut masih di Blogspot terlalu banyak iklan mandiri yang tampil di blog tersebut dan menurut saya mungkin karena banyaknya iklan inilah yang membuat blog Cara Ririn dihapus dari Blogspot

Namun, setelah lama tidak mengisi artikel blog ini, saya iseng-iseng membuka alamat url blog Cara Ririn di cara-ririn.blogspot.com dan hasilnya muncul halaman dengan isi seperti berikut ini:

Blog ini terbuka hanya untuk pembaca yang diundang saja

http://cara-ririn.blogspot.com/
Sepertinya Anda belum diundang untuk membaca blog ini. Jika Anda merasa ini adalah kesalahan, Anda mungkin ingin menghubungi penulis blog dan meminta sebuah undangan.

Pada di artikel sebelumnya, saya sudah menulis kalau Blog Cara Ririn di Hapus namun belum diketahui kebenarannya secara pasti. Dan pada saat itu juga ketika saya mengakses blog tersebut keluar pernyataan: Blog telah dihapus

Silahkan teman-teman blogger mengakses blog Cara Ririn di versi Blogspot di cara-ririn.blogspot.com maka akan muncul halaman Izin seperti yang terlihat pada gambar diatas. Jadi ternyata blog Cara Ririn tidak dihapus atau jangan-jangan sebelumnya sudah dihapus namun dikembalikan lagi oleh Blogger?

Minggu, 26 April 2015

Password Overlay

Di sini, JavaScript btoa digunakan untuk menyembunyikan teks, sedangkan atob digunakan untuk mengembalikan teks yang tersembunyi tersebut:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta charset="utf-8">
<title>Password Overlay Test</title>

<style>
.body {
padding:10% 0;
text-align:center;
}
.overlay {
position:fixed;
top:0;
right:0;
bottom:0;
left:0;
z-index:9999;
background-color:black;
color:white;
padding:10% 0;
text-align:center;
}
</style>

</head>
<body>

<div id="protect-body" class="body">Content goes here…</div>
<div id="protect-overlay" class="overlay">
<form action="#">
<input name="answer" type="password" placeholder="Password?"/> <button type="submit">Open</button>
</form>
</div>

<script>
// https://developer.mozilla.org/En/DOM/Window.btoa
// https://developer.mozilla.org/en/DOM/window.atob
// to get the obfuscated text, use `console.log(btoa('your text goes here'))`
// `aSBsb3ZlIHlvdQ==` => `i love you`
(function() {
var o = document.getElementById('protect-overlay');
o.getElementsByTagName('form')[0].onsubmit = function() {
if (this.answer.value === atob('aSBsb3ZlIHlvdQ==')) {
o.style.display = "none"; // passed!
} else {
alert('Wrong password!');
}
return false;
};
})();
</script>

</body>
</html>

Demo

Kata kunci: i love you

Jumat, 13 Maret 2015

Layanan Google Code Benar-Benar Ditutup!

Beberapa bulan yang lalu yaitu 20 Mei 2013, Google Open Source telah memberikan pengumuman di blognya kalau Layanan Google Code akan benar-benar ditutup dan beberapa jam yang lalu sebelum artikel ini saya buat, saya mendapatkan email dari Google Code kalau layanan penyimpanan file tersebut akan dihapus dan menyarankan file-file saya yang ada di Google Code untuk segera di migrasi ke layanan yang lain seperti GitHub, Bitbucket atau ke SourceForge. Dan saya sendiri untuk penyimpanan file seperti css dan script, lebih memilih Google Drive meskipun dalam proses loadnya lebih lama dari pada menggunakan Google Code

Layanan Google Code Ditutup

Kemarin tanggal 12 Maret 2015 melalui blognya, Google Code juga telah mengumumkan batas-batas waktu akan ditutupnya Google Code tersebut dan tentunya ini bisa menjadi kendala bagi teman-teman blogger yang menyimpan file-file mereka di Google Code. Dan bagaimana dengan yang menggunakan pihak ketiga dalam melakukan penyimpanan file kedalam Google Code? Misalnya menggunakan SVN? Sama saja, yang pasti jika Google Code sudah ditutup, maka file-file yang ada didalamya sudah tidak bisa diakses atau pun digunakan

Berikut tanggal ditutupnya Google Code:
  • Tanggal 12 Maret 2015 - Pembuatan project baru di Google Code dinonaktifkan
  • Tanggal 24 Agustus 2015 - Layanan masih bisa dibuka tapi bisa terbaca (read-only). Pengguna hanya bisa melakukan cek dan ricek tanpa bisa mengedit
  • Tanggal 25 Januari 2016 - Layanan hosting Google Code resmi ditutup
Untuk teman-teman blogger yang masih menyimpan filenya di Google Code, silahkan diselamatkan dulu, mumpung Google masih memberikan tenggang waktu untuk mendownload atau me-migrasikan file tersebut kelayanan yang telah disebutkan diatas

Senin, 09 Maret 2015

Dapat Kerja online dapat uang lumayan disini silahkan masuk :)

Kerja online

Hari ini saya menemukan situs yang menarik. Situs ini menyediakan fasilitas untuk pemilik proyek untuk mengiklan pekerjaan proyek untuk freelancer. Disitus ini juga memudahkan para freelancer memilih job yang mereka sukai tentunya dengan upah uang dari pemberi kerja. Recomended nih buat sista yang lagi butuh usaha baru atau pendapatan sampingan.Berbagai macam pekerjaan ditawarkan seperti menulis artikel, membangun web, membuat logo, membuat theme. Di situs ini juga memberikan kesempatan menjual produk

Berikut dibawah ini videonya


Kerja Dari Rumah
Kerja Sampingan

Sabtu, 07 Maret 2015

Akun Google Dinonaktifkan Bikin Panik!

Akun Google Dinonaktifkan Bikin Panik! - Tadi pagi sekitar jam 8:00 saya mengakses akun gmail saya melalui ponsel dengan browser Opera Saat membuka akun gmail tersebut seharusnya saya langsung bisa membukanya karena memang saya sengaja untuk tidak menutupnya namun tadi pagi, saya harus memasukkan kembali password dari akun gmail tersebut, email dan password sudah benar saya masukkan namun setelah terbuka, bukan halaman gmail yang saya dapatkan akan tetapi halaman peringatan kalau akun gmail saya telah dinonaktifkan, dan kurang lebih tampilannya seperti ini:

Akun Google Dinonaktifkan Bikin Panik

Bingung dan sekaligus panik,itulah yang kurasakan. Kenapa akun Google saya dinonaktifkan? Padahal akun tersebut tidak digunakan untuk hal-hal yang aneh atau melanggar aturan Google. Padahal akun yang dinonaktifkan tersebut adalah akun yang saya gunakan untuk blog ini. Saya tidak percaya kenapa akun saya dinonaktifkan secara sepihak oleh Google? Berkali-kali saya mencoba untuk mengakses akun Google saya tersebut, sampai 5x dan hasil tetap seperti yang terlihat pada gambar diatas

Setelah beberapa kali saya coba dan berusaha untuk tetap tenang, saya coba mengajukan banding pada waktu itu juga melalui tautan yang ada seperti pada gambar diatas, lihat tautan yang saya tandai dengan kotak. Melalui tautan tersebut, saya mencoba melakukan banding dan hasilnya saya biarkan beberapa jam untuk tidak membuka akun Google saya ini. Setelah jam 11 lebih, saya coba membuka akun saya dengan login melalui Gmail dan hasilnya, sama! Akun Google saya telah benar-benar dinonaktifkan! Duh hampir nangis saya dibuatnya.. Masih dengan pikiran kacau, saya coba membersihkan riwayat online saya di browser Opera mini tersebut dan setelah itu.. Clink! Saya bisa menggunakan akun Google saya kembali.. Alhamdulillah.. Dan setelah membuka email, ada email dari Google yang menyatakan kalau akun saya tidak sedang dinonaktifkan

Akun Dinonaktifkan

Alhamdulillah, saya masih bisa menggunakan akun Google saya untuk semua produk-produk Google seperti Gmail dan khususnya Blogger. Ternyata setelah saya pikir-pikir kemungkinan karena riwayat web browser tapi yang menjadi pertanyaan sampai saat ini kok bisa ketika saya melakukan login dengan email dan password yang benar di Gmail, langsung diarahkan ke halaman redirect penonaktifan akun Google seperti yang terlihat pada gambar pertama diatas?

Rabu, 04 Maret 2015

Cara Melaporkan Blog Copas Ke Google DMCA

Copas adalah istilah menyalin artikel orang lain secara sembarangan, perilaku ini sangat buruk dampaknya. Oleh karena itulah Saya membuat artikel ini, karena Saya kesal dengan para pelaku copas yang seenaknya asal copas saja. Masalahnya bukan satu atau dua blog saja tapi banyak sekali dan yang lebih parah lagi mereka copas seluruh artikel blog Saya.

Sebelumnya Saya share tentang cara atasi para pelaku copas agar tidak bisa menyalin artikel sembarangan, namun tetap saja bagi yang sudah professional teknik tersebut tidak mempan.

Baca : Proteksi Artikel Blog Agar Tidak Bisa Disalin

Ok, Saya langsung saja berikut adalah cara  melaporkan blog copas lewat Google DMCA :
1. Pertama klik link Google DMCA, lalu isi pada bagian Informasi Kontak isi seperti dibawah ini.
Informasi Kontak
  • Nama : Isi dengan nama yang Anda pakai pada blog, misalkan Kang Mousir
  • Nama Perusahaan : Masukan nama atau judul blog Anda
  • Nama lengkap sah pemegang hak cipta yang Anda wakili : Isi dengan nama Anda sebelumnya
  • Alamat email kontak : Isi dengan alamat email Anda yang dipakai untuk blog, yang nantinya digunakan untuk pemberitahuan dari Google DMCA.
  • Negara domisili : Pilih Indonesia
2. Selanjutnya pada Karya Berhak Cipta Milik Anda
Karya Berhak Cipta Milik Anda
  • Pada kotak Di manakah kami bisa melihat contoh karya yang sah tersebut? : Isi dengan dengan url yang sudah di copy paste, lihat gambar.
  • Lalu pada kotak Identifikasi dan uraikan karya berhak cipta : Isi dengan dengan url artikel dan waktu publikasi artikel, lebih jelas lihat gambar.
3. Selanjutnya pada Materi yang Diduga Melanggar
Materi yang Diduga Melanggar
  • Lokasi materi yang diduga melanggar : Isi dengan url artikel pelaku copas
  • Jika Anda ingin menambahkan url baru, klik Menambahkan tambahan
4. Centang 2 kotak pada Pernyataan Tersumpah
5. Pada kotak Tanda Tangan isi dengan nama Anda
6. Langkah terakhir tinggal klik tombol Kirim.

Itulah tutorial cara melaporkan blog copas ke Google DMCA, semoga bisa membantu Anda dalam memberantas para pelaku copas. Anda tinggal menunggu pemberitahuan dari DMCA bahwa artikel pelaku copas telah dihapus :D.