Tampilkan postingan dengan label membuat website. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label membuat website. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 November 2015

CARA MENGGUNAKAN XHTML DALAM WEBSITE

XHTML merupakan sebuah bahasa penyempurnaan dari HTML untuk merepresentasikan halaman website sebagai formulasi dari bahasa aplikasi XML. Representasi bahasa XHTML sangat konsisten dengan bahasa XML. Bahasa XML adalah aplikasi yang terbaru yang dirilis untuk memudahkan penulisan pada layar browser agar lebih mudah, fleksibel dan tidak baku. Dengan adanya aplikasi XML bahasa HTML masih bisa digunakan melalui XHTML karena pada prinsipnya masih ada kemiripan dan tidak terlalu banyak perbedaan, hanya upaya penyempurnaan saja. Jadi antara XML, XHTML dan HTML tidak terlalu berbeda, hanya ada sedikit perbedaan saja.

Kelebihan atau keuntungan yang didapat dari penyempurnaan HTML ke XHTML diantaranya sebagai berikut:
1. Seluruh tulisan atau dokumen yang ada pada aplikasi XHTML dapat dibaca, ditulis, diedit dan digunakan pada aplikasi XML sebagai aplikasi baru. 
2. Dengan adanya aplikasi XHTML penulisan pada layar browser akan lebih mudah dilakukan daripada pada aplikasi HTML. Perkembangan selanjutnya dari aplikasi XHTML akan lebih memudahkan penulisan pada browser, sekaligus dapat diakses dengan aplikasi XML.
Perbedaan mendasar dari File HTML dan XHTML diantaranya sebagai berikut:
1. Semua atribut atau elemen penulisan harus ditulis dalam bentuk huruf kecil.
2. Pada XHTML semua tag pembuka disyaratkan harus mempunyai tag penutup <tag>...</tag>, berbeda dengan aplikasi HTML ada sebagian tag yang tidak disyaratkan atau tidak ditulis dengan tag penutup seperti pada penggunaan tag <br> untuk membuat baris baru dan tag <hr> untuk pengaturan secara horizontal. Jadi pada aplikasi XHTML penulisan tag harus seperti ini: <br>...<br/>, atau <hr>...<hr/>, dengan tanda /> merupakan tanda penutupnya.
3. Seluruh atribut pada XHTML harus menggunakan atau mempunyai nilai, atribut tanpa menuliskan nilai tidak bisa digunakan pada XHTML.
4. Pernyataan nilai untuk atribut pada XHTML harus ditulis dalam tanda kutip.
5. Untuk atribut name dirubah ke dalam atribut “id”, jadi nama tag selalu dituliskan dengan atribut ‘id”, hal ini dilakukan agar penamaan untuk seluruh tag menjadi lebih konsisten.
6. Karakter-karakter berbentuk heksadesimal harus ditulis dimulai dengan:  &#x, seperti contohnya &#x0000:.

XML

XML (eXtensible Markup Language) dikeluarkan oleh W3C pada tahun 1998, dan merupakan bahasa yang sangat mirip dengan HTML namun dengan beberapa kelebihan atau keunggulan yang tidal dimiliki HTML. Tujuan dibuatnya  XML adalah supaya informasi dapat ditampilkan dengan format yang tidak baku, tidak seperti pada HTML dimana informasi dibuat dan dutampilkan dengan tag yang sudah baku, dan pembuatan HTML ditujukan hanya untuk menampilkan informasi saja.
Beberapa perbedaan XML dengan HTML diantaranya: pada XML penulisan nama tag dapat didefinisikan oleh penulis web sendiri, tidak seperti pada HTML harus menggunakan tag yang sudah baku, walaupun begitu XML masih memiliki persamaan dengan HTML diantaranya seperti pada penulisan tanda yang digunakan pada penulisan struktur tag, yang ditulis: “<...>” dan ditutup dengan tanada “</...>”. misalnya penulisan file XML sederhana seperti berikut ini:
<pengiriman>
<tujuan>Semarang</tujuan>
<tanggal> 1 Januari 2015</tanggal>
<nama_pengirim>Indra</nama_pengirim>
<pesan>saya sedang membuat tulisan dengan menggunakan XML</pesan>
</pengiriman>

Pada contoh di atas nama yang digunakan untuk tag dapat dibuat sendiri. Jadi pada dokumen XML nama tag tidak baku seperti pada HTML, atau dapat dibuat sendiri secara bebas asal menuliskan tag pembuka beserta penutupnya dengan tulisan yang sama. Adapun penulisan  isi pada informasi yang akan ditampilkan masih sama dengan HTML dimana informasi berada di antara tag pembuka dan tag penutup.


CARA MENGGUNAKAN HTML DALAM PEMBUATAN WEBSITE

HTML (Hypertext Markup Languagae) merupakan sebuah bahasa untuk merepresentasikan halaman website. HTML berbeda dengan bahasa pemrograman, dalam bahasa pemrograman digunakan fungsi logika seperti IF...ELSE, WHILE...DO, dan lainnya. Pada HTML digunakan Hypertext atau link yang dapat menghubungkan antara satu dokumen dengan dokumen yang lainnya, inilah perbedaan sekaligus kelebihan HTML dengan bahasa pemrograman, namun dalam penggunaannya HTML dapat digabungkan dengan bahasa pemrograman.

HTML Website



Struktur Umum File HTML
Struktur umum dari isi file HTML harus selalu mengandung pasangan tag <html>...</html>. Di dalam file HTML informasi dibagi dalam dua bagian besar, yaitu:
1. Header (bagian kepala yang berisi judul HTML), dengan tag:   <head>...</head>.
2. Body (berisi informasi yang akan ditampilkan), dengan tag:   <body>...</body>.
Contoh penulisan tag html misalkan Anda buka aplikasi internet eksplorer kemudian ketikan tag berikut ini untuk memulai belajar heading (untuk judul):
<html>
<head>
<title>judul html</title>.
</head>.
<body>
<h1>belajar menulis judul html dengan heading H1</h1><br>
</body>.
</html>
 Hasil yang akan ditampilkan pada layar browser dari penulisan di atas adalah:
belajar menulis judul html dengan heading H1

Penulisan tag <h1> merupakan penulisan judul dengan heading 1 yang memiliki ukuran besar, dan bisa ditulis taga lain mulai h2 sampai h6 dengan ukuran yang semakin mengecil dengan menuliskan dimuka dan dibelakang judul sebagai berikut:  <h2>belajar menulis judul html dengan heading</h2>, <h3>belajar menulis judul html dengan heading</h3>, <h4>belajar menulis judul html dengan heading<h4>, <h5> belajar menulis judul html dengan heading <h5>, <h6>belajar menulis judul html dengan heading</h6>. Penulisan tag <br> di akahir ialah untuk membuat baris baru pada layar browser.

Memisahkan Antara Paragraf
Kalau Anda menulis tulisan yang panjang layaknya sebuah paragraf, memisahkan antar paragraf dapat dilakukan dengan menulis tag <p>, contoh

<html>
<head>
<title>judul html</title>.
</head>.
<body>
HTML (Hypertext Markup Language) merupakan sebuah bahasa untuk merepresentasikan halaman website. 
<p>
Pada HTML digunakan Hypertext atau link yang dapat menghubungkan antara satu dokumen dengan dokumen yang lainnya.
</body>.
</html>

Atau menulisakan tag <pre>, yang di tulis di awal dan di akhir halaman menghasilkan hasil penulisan yang sama dengan tag <p> yang dilatakkan di antara dua paragraf, contoh:
<html>
<head>
<title>judul html</title>.
</head>.
<body>
<pre>
HTML (Hypertext Markup Language) merupakan sebuah bahasa untuk merepresentasikan halaman website. 
Pada HTML digunakan Hypertext atau link yang dapat menghubungkan antara satu dokumen dengan dokumen yang lainnya.
</pre>
</body>.
</html>

Mengatur Format Huruf
Tag yang dapat digunakan untuk mengatur format huruf diantaranya:
Tag <b>...</b> digunakan untuk mengatur format huruf tebal (bold).
Tag <i>...</i> digunakan untuk mengatur format huruf miring (italic).
Tag <u>...</u> digunakan untuk mengatur format huruf bergaris bawah (underline)
Misalnya seperti:
<html>
<head>
<title>Format huruf html</title>.
</head>.
<body>
<b>Pada HTML digunakan hypertext. </b> <br>
<i>Pada HTML digunakan hypertext. </i> <br>
<u>Pada HTML digunakan hypertext. </u> <br>
</body>.
</html>
Maka hasil yang didapatkan pada tampilan browser adalah seperti berikut:

Pada HTML digunakan hypertext.
Pada HTML digunakan hypertext.
Pada HTML digunakan hypertext.


Membuat Garis Pemisah dan Posisi Tulisan
Pada html tag untuk membuat garis pemisah dengan menuliskan tag <hr>, dan posisi tulisan baik di sisi kiri (left) dengan menuliskan “align”=”left”, atau di tengah (center) dengan menuliskan “align”=”center”, atau di sisi kanan (right) dengan menuliskan “align”=”right”.
Tag <hr> digunakan untuk membuat garis pemisah antara dua tulisan atau dua paragraf, sedangkan panjang garis diatur dengan menuliskan width=”10%” sampai dengan width=”100%”.
Contoh penulisan:
<html>
<head>
<title>Membuat garis pemisah dan posisi tulisan</title>.
</head>.
<body>
Pada HTML digunakan hypertext 
<hr size=”4” align=”center” width=”60%”>
Link pada hypertext dapat menghubungkan antar dokumen.
</body>.
</html>

Maka hasil yang didapatkan pada tampilan browser adalah seperti berikut:

Pada HTML digunakan hypertext 
............................................................................................................
Link pada hypertext dapat menghubungkan antar dokumen.

Sabtu, 26 September 2015

CARA MENGGUNAKAN XML DAN XSLT PADA WEBSITE

CARA MENGGUNAKAN XSLT DAN XML 

XSLT (Extensible Stylesheet Language Transformation) adalah sebuah style sheet untuk merubah dokumen pada XML agar dapat ditampilkan pada layar.


XSLT merubah atau mentransformasikan dokumen XML melalui dua proses, iaitu:

1. Proses perubahan struktur, meliputi proses pengumpulan, pengurutan dan pengelompokan data serta manipulasi tag dan atribut lain.
2. Proses perubahan output, iaitu proses untuk memaparkan maklumat pada skrin pelayar.
XSLT merubah atau mentransformasikan XML yang hasilnya akan menjadi data dengan format XML dengan format baru atau format HTML.

bagian-bagian pada dokumen XML diantaranya sebagai berikut:

1. Header (bahagian kepala dari maklumat yang ditulis)
Contoh format header XML: <? Xml version = "1.0" encoding = "iso-8859-1"?>. Dalam contoh tersebut terlihat pada header bahawa versi dari dokumen XML iaitu 1.0 dan encodingnya iaitu iso-8859-1.

2. Processing instruction atau elemen perintah
Contoh:    <?xml_stylesheet
                 type=”text/xsl”
                 href=”website.xsl”
                 ?>
Pada contoh di atas merupakan processing instruction, dengan typenya adalah text atau XSL. Dihubungkan dengan dokumen XSL bernama website.xsl. Perintah pemprosesan dokumen ditulis diantara tanda "<?" Dan "?>".

3. Root node, yaitu node pada bahagian paling luar dari dokumen XML serta node ini hanya ada satu pada dokumen XML. contoh:
<surat
Subyek=”Salam sejahtera bagi Anda semua”
Pengirim= “Ahmeyira”>
<!-ini adalah komen- ->
<Alinea id=1”Salam sejahtera</Alinea>
<Alinea id=2”Tinjauan mengenai isi website ini</Alinea>
4. Atribut node, yaitu node yang ditulis dengan tanda “<” dan ditutup dengan tanda “>” setelah nama tag. Pada contoh di atas (point 3) atribut node adalah pada bagian Subyek dan pengirim, yaitu pada tulisan:
Subyek=”Salam sejahtera bagi Anda semua”
Pengirim= “Ahmeyira”>
5. Komen dimana bagian komen ini tak ditampilkan pada layar
6. Element node

Dalam penulisan XML hal-hal yang harus diperhatikan diantaranya:

1. Format untuk menulis heading pada dokumen xml:
<?xml version=”1.0” encoding=”iso-8859-1”?>.
2. Dokumen XML secara keseluruhan disimpan dalam root tag.
3. Root tag memungkinkan mempunyai tag lagi di dalamnya, yang dinamakan child tag, dan pada child tag didalamnya memungkinkan memiliki tag lagi yang dinamakan sub child tag.
4. Penulisan elemen tag mempunyai awal dan penutup, elemen tag awal ditulis menggunakan tanda “<...>” dan tag penutup ditulis dengan tanda “</...>”.
5. Pada dokumen XML penulisan kata harus memperhatikan penggunaan huruf besar dan huruf kecil sebab dokumen XML mempunyai sifat case sensitive, penggunaan huruf besar dan huruf kecil harus sama persisi antara tag pembuka dan tag penutup. Contohnya seperti:
tag <Anda> harus diakhiri atau ditutup dengan tag </Anda>
tag <anda> harus diakhiri atau ditutup dengan tag </anda>
tag <aNDA> harus diakhiri atau ditutup dengan tag </aNDA>
6. Spasi pada dokumen XML akan ditampilkan seperti yang ditulis pada isi data.

Senin, 14 September 2015

Cara Mendapatkan dan Mengelola Proyek Pembuatan Website

MENGELOLA PROYEK PEMBUATAN WEBSITE

Pembuatan website untuk tujuan komersial atau untuk dijual, baik penjualan langsung atau berupa proyek pembuatan website yang dipesan konsumen tertentu yang melibatkan interaksi dan komunikasi antara pihak pembuat web dan konsumen sangat memungkinkan untuk dilakukan. Saat ini kebutuhan website bagi perusahaan atau perorangan yang membutuhkan layanan online masih sangat tinggi terbukti dengan banyaknya penjualan domain di situs pelelangan domain setiap harinya menunjukkan angka yang besar menunjukkan kebutuhan domain sebagai ‘lahan’ tempat berdirinya website  atau toko online masih sangat tinggi.

Banyak pengguna website atau orang-orang yang ingin memiliki website tidak tahu cara pembuatan webdesain dan lainnya, sehingga mereka mencari website yang menyediakan jasa pembuatan website untuk mereka baik website sederhana ataupun website yang cukup kompleks. Pembuatan website yang cukup kompleks seperti yang digunakan untuk instansi-instansi atau perusahaan besar biasanya di tuangkan dalam bentuk proyek dengan anggaran yang cukup lumayan, sesuai dengan tingkat kerumitannya karena menyangkut segala aspek perusahaan beserta produk-produknya yang mungkin sangat banyak atau beragam.

Saat ini dengan perkembangan teknologi internet online banyak instansi memberlakukan sistem administrasi online baik instansi pemerintahan maupun institusi pendidikan. Banyak universitas yang telah menyelenggarakan sistem administrasi online dari mulai pendaftara masuk perguruan tinggi, sistem pembayaran, sistem pengambilan mata kuliah atau kredit semester sampai ujian dan penayangan hasil ujian dilakukan secara online, hal ini ke depan merupakan prospek yang baik untuk penyedia layanan jasa pembuatan wbsite karena contohnya unversitas yang belum menyelenggarakan sistem administrasi online ada kemungkinan akan mengikuti universitas lain yang lebih terdepan di bidang IT tersebut. Belum lagi pada dinas atau instansi pemerintah setingkat kecamatan telah menyelenggarakan sistem administrasi online yang akan menjadi prospek terutama untuk maintenance website.

Cara atau tips untuk mendapatkan proyek pembuatan website atau pengelolaan proyek dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Lakukanlah promosi Anda lewat orang-orang terdekat Anda melalui penyampaian informasi pengalaman Anda dibidang pembuatan web desain atau web developer. Anda dapat menyampaikan informasi tentang pembuatan website kepada sanak saudara, tetangga dan masyarakat sekitar Anda, rekan bisnis, teman Anda dan relasi-relasi Anda yang lainnya. Penyampaian informasi dari mulut ke mulut ini yang menegaskan bahwa Anda seorang ahli membuat website pada akhirnya akan sampai kepada oarang-orang yang membutuhkan jasa pembuatan website.

2. Tahap selanjutnya Anda bisa membuat brosur berisi jasa Anda dalam bidang pembuatan web serta promosi-promosi yang Anda tawarkan lalu Anda sebarkan beserta kartu nama Anda.

3. Proyek pembuatan website untuk perusahaan atau instansi terkait yang membutuhkan pembuatan atau pengelolaan website dilakukan dengan proposal didahului surat pernawaran berisi jasa yang ditawarkan lengkap dengan harga-harganya. Kalau untuk proyek besar biasanya harga menyusul atau tidak dicantumkan pada surat penawaran tapi pada lembar terpisah yang hanya diperuntukkan untuk kepala proyek, kepala panitia proyek atau bagian keuangan untuk penghitungan anggaran yang ditawarkan disesuaikan dengan anggaran yang ada, biasanya akan dilakukan negosiasi kalau mereka sudah setuju untuk membuat web menggunakan jasa Anda.

4. Langkah awal proyek pembuatan website biasanya dilakukan setelah anda mengirimkan surat penawaran dapat disertai brosur sepintas. Lalu Anda dapat bertemu pejabat terkait untuk membicarakannya lebih rinci disertai proposal project lengkap dengan anggaran yang ditawarkan. Dalam tahapan pertemuan ini mencakup presentasi tentang jasa yang Anda tawarkan, Anda bisa menggandeng teman Anda yang mahir dalam presentasi, karena presentasi yang baik memuluskan jalan untuk berhasilnya penawaran Anda.

5. Untuk memperluas promosi Anda, Anda dapat mempromosikannya lebih lanjur pada media online, media sosial online, group yang didalamnya berisi orang-orang berpebgaruh dalam perusahaan atau instansi yang menjadi target market Anda. Anda dapat memperluas promosi dengan iklan media cetak, iklan baris internet dan lainnya.

Rabu, 09 September 2015

Cara Pengelolaan Proyek Website Berbasis Kepuasan Konsumen

CARA PENGELOLAAN PROYEK WEBSITE BERBASIS KEPUASAN KONSUMEN

Proyek pembuatan website khususnya dari perusahaan besar atau instansi pemerintah harus digarap secara profesional. Website merupakan wajah dari instansi terkait, bila websitenya bagus dan berkualitas didukung kemudahan-kemuadahan dalam penggunaanya disertai pelayanan yang sesuai dengan keinginan konsumen sangat berpengruh terhadap kepuasan konsumen dan otomatis citra Anda sebagi pembuat web akan bagus pula dimata konsumen.

Langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam proyek pembuatan website berbasis kepuasan konsumen diantaranya sebagai berikut:

1. Pembuatan suatu proyek pembuatan desain harus berdasar kepada prinsip yang standar yang harus dipegang oleh para pembuat website, diantaranya; pembuatan website harus dirancang dan difokuskan untuk kepentingan konsumen dan kemudahan penggunaan oleh konsumen, dalam arti web tersebut sesuai dengan keinginan konsumen dari segala segi baik unsur artistik maupun teknik yang dicirikan dengan tampilan menarik dan konsumen tidak merasa kesulitan atau merasa nyaman menggunakannya.website seharusnya mendukung konsumen dari segi mudah menampilkan informasi dan mudah dipelajari khususnya oleh konsumen yang awam sekalipun, tidak mengandung kesalahan seperti salah menerapkan gambar dan salah dalam penulisan. Semua elemen yang interaktif juga harus berfungsi dengan benar dan fitur seperti download dapat diakses aoleh sebagian browser. Usahakan untuk membuat website yang cepat di-load oleh pengguna, kalau lambat akan mengesalkan pengguna. Masalah ini biasanya terpecahkan dengan mengupayakan loading halaman maksimal sekitar 7 detik dan ukuran file per halaman tidak melebihi 60 kb. Keseluruhan desain wesite sebaiknya didukung oleh fasilitas atau alat bantu seperti; peta situs (site map) untuk memudahkan pengguna mengetahui keseluruhan isi situs, mesin pencari (search engine), site index untuk membantu pengguna mencari informasi pada web dari halaman utama atau halaman depan. Untuk memudahkan penggunaan bagi yang awam sebaiknya dibuat juga semacam tutorial atau help sistem.

2. Dalam proyek pembuatan web harus selalu melibatkan pengguna atau klien Anda. Anda harus bisa menerima dan memperhatikan segala masukan yang diberikan klien. Kalau masukan itu kurang tepat menurut Anda karena akan berpengaruh kurang baik terhadap salah satu dari efektifitas website seperti akan memperlambat loding dan sebagainya, sebaiknya Anda memberikan keterangan yang lengkap dan jelas disertai kemungkinan-kemungkinan lain sebagai solusi, biarkan konsumen tang memilih karena terkadang ada konsumen yang keinginannya harus dituruti meskipun sudah dijelaskan bahwa hal itu akan memperlambat loading sistem misalnya. Intinya Anda harus selalu bermusyawarah sampai permasalahan beres dan konsumen bisa mengerti dan merasa puas.

3. Sebaiknya Anda berupaya memberikan fasilitas-fasilitas lebih sebagai bonus, agar konsumen senang dan merasa puas. fasilitas yang diberikan tentu saja harus seijin konsumen.

4. Teknologi pembuatan website khususnya dalam proyek sudah seharusnya menggunakan teknologi terbaru yang sudah umum dipakai pengguna internet atau browser saat itu, karena perkembangan teknologi pembuatan web selalalu berubah dan fitur-fitur yang digunakan selalu berubah dan bertambah bagus. Kalau misalnya fitur untuk download yang dipasang tidak bisa digunakan oleh browser lainnya yang membutuhkan informasi dari situs yang Anda buat karena perbedaan teknologi yang digunakan tentu akan menjadi maslah dan merugikan konsumen karena sebagian informasinya tidak bisa disebarkan misalnya. Sebaiknya Anda memakai teknologi yang familiar dengan sebagian besar para pengguna internet.

5. Anda dapat memantau situs-situs lain untuk mengambil inspirasi yang bisa digunakan dan  diselaraskan pada web yang Anda buat untuk kemudahan konsumen.

6. Waktu penyelesaian pembuatan website kalau mungkin sebaiknya bisa dipercepat sebelum dead-line, ketika web sudah selesai dan waktu sebenarnya masih ada anda bisa memberikan kesempatan kepada konsumen untuk uji coba dan kalau ada yang dirasa masih kurang bisa diperbaiki. Ketika waktu yang disepakati berakhir website sudah layak pakai tanpa kesalahan yaang berarti, dengan demikian citra Anda akan bagus dimata klien Anda.




































Minggu, 06 September 2015

Cara Mudah Menguji Website Sebelum Dipublikasikan

Cara Mudah Menguji Website Sebelum Dipublikasikan

Menguji Website

Proyek pembuatan website yang telah rancang dari awal semenjak memulai persiapan mendesain website yang dibuat per halaman web, pembuatan storyboarding, sampai pembuatan prototipe web. Selanjutnya pada tahap implementasi dibuat website dari halaman depan sampai halaman terakhir, dimana dibuat dan ditempatkan berbagai gambar, banner, animasi, link, mengatur isi web berdasar kategorinya, serta penempatan fasilitas pendukung seperti search engine, buku tamu dan lainnya, lalu menguji setiap halaman web untuk mengecek apakah website sudah berfungsi dengan baik dan tidak ada kesalahan. Setelah proses implementasi web selesai, masuk pada tahap integrasi yakni memadukan seluruh komponen situs web seperti image, konten, link dan lainnya pada setiap halaman menjadi satu kesatuan menyeluruh dari sebuah website.

Setelah keseluruhan dari proses pembuatan web selesai dikerjakan, sudah tiba saatnya menguji coba kinerja website secara keseluruhan sebelum web diluncurkan atau dipublikasikan melalui penempatan pada server atau hosting. Pengujian website (web testing). Beberapa hal yang harus diuji antara lain:
1. Pengujian Code Quality, yaitu pengujian kualitas kode HTML yang digunakan meliputi: 1) Validasi HTML sesuai standar W3C. Disarankan untuk menggunakan aplikasi web authoring atau HTML editor. 2) Validasi huruf dan gambar, dimana dicek gambar sudah memakai format JPG untuk foto dan GIF untuk tombol dengan ukuran terecil  tidak melebihi 50 kbytes tapi kulitas terbaik.

2. Pengujian Compatibility, yaitu pengujian apakah website kompatibel dengan 1) hardware seperti kompatibel dengan mikroprocessor, memory, mouse dan lainnya, 2) sistem operasi apakah web kompatibel digunakan pada sistem operasi windows, linux, UNIX, OS/2, Mobile O/S, Xwindows, Macintosh, dan 3) browser, diuji menampilkan web dengan browser Internet explorer, Netscape Navigator, Opera dan lainnya.

3. Pengujian Navigasi yaitu untuk menguji penyajian seluruh link yang sudah dibuat yang berada di dalamwebsite, apakah link sudah menuju pada halaman yang benar dan fasilitas search sudah berfungsi.

4. Pengujian Interaction, yaitu pengujian interaksi website dengan pengunjung, diantaranya pengujian penampilan pesan kesalahan pada saat pengunjung salah memasukan data, pengecekan masih berfungi atau tidaknya kartu kredit dari pengunjung dan nomor kartu kredit tersimpan berbentuk data yang di-enkripsi dalam hal menyangkut keamanan.

5. Pengujian Usability dan Acessibility, yaitu pengujian situs mudah diakses dan sudah memenuhi kriteria yang diinginkan pengunjung.

6. Pengujian Performance, yaitu pengujian kinerja situs apakah dapat berfungsi dengan baik pada berbagai keadaan, seperti konten dapat didownload dengan modem 28,8 KBps, kecepatan waktu proses pemesanan dan konfirmasi transaksi. Kinerja total web diuji seperti jumlah pengunjung yang dapat mengakses website, jumlah transaksi yang dapat diakses, inti dari pengujian performance adalah sampai dimana (kapasitas maksimal pengunjung atau transaksi maksimal) website masih dapat melayani pengunjung dengan normal.

7. Pengujian Scalability, yaitu pengujian sejauh mana website masih dapat dikembangkan untuk menyelaraskan dengan kemungkinan perkembangan teknologi kedepannya, seperti kalau jumlah pengunjung yang bertransaksi sudah ribuan perhari maka kapasitas memori harus ditambah.

8. Pengujian Reliability, yaitu pengujian sistem website pada kondisi terberat, seperti pengujian kinerja sistem dengan data yang sangat besar, atau menguji sistem pada waktu yang sangat sibuk apakah masih bisa berjalan normal atau tidak.

9. Pengujian Post Implementation, yaitu pengujian penempatan website sudah baik dan benar pada posisinya, seperti mengadakan saran dari konsumen mengenai penempatan dan fungsi-fungsi sudah berjalan dengan benar. 

Tahapan Persiapan Membuat Website Untuk Pemula

Tahapan Persiapan Membuat Website Untuk Pemula


Dalam membuat sebuah website yang unik diperlukan langkah-langkah pembuatan yang terstruktur dari mulai perencanaan, pembuatan desain sampai implementasi dan penempatan situs terhubung dengan internet. Sebelum membuat website diperlukan serangkaian persiapan diantaranya untuk menentukan tujuan apakah website akan digunakan sebagai web bisnis, web berita atau web yang bersifat sosial dan berhubungan dengan ilmu pengetahuan. 

Tema yang lebih spesifik dan membidik hal yang lebih khusus seperti web bisnis atau toko online satu produk atau multi produk yang dijual. Tema yang dipilih akan mempengaruhi keseluruhan tampilan dan atribut web, seperti tampilan toko online yang menjual satu produk akan berbeda dengan tampilan dan atribut toko online yang menjual beberapa produk atau multi produk. 

Toko online multi produk akan membutuhkan tampilan dengan gambar relatif lebih kecil untuk bisa menampung banyak item dalam satu halaman web dan atribut seperti mesin pencarian dan link transaksi ke beberapa bank yang diperlukan terutama untuk konsumen yang menggunakan kartu kredit sebagai sistem pembayaran atau perusahaan pengiriman barang misalnya akan sangat dibutuhkan. Dimana biasanya konsumen akan menanyakan barang yang dikirim sudah nyampe mana, untuk memudahkan pelayanan seperti ini harus terhubung secara online dengan perusahaan pengiriman barang agar didapat informasi yang cepat dan akurat untuk kepuasan konsumen.

Setelah menentukan tujuan dan tema untuk sebuah website yang akan dibangun, Anda dapat menentukan jenis web berdasarkan jenis konten atau isi web, apakah kontennya statis (tetap) tidak berubah-ubah atau dinamis yang isinya dapat diubah setiap saat dicirikan dengan adanya database yang dibutuhkan untuk menyimpan banyak data. Web dengan konten yang statis dapat didesain secara artistik dan menarik karena tampilan bersifat tetap dan tidak berubah-ubah, sedangkan web dinamis sering berubah tampilan dan dapat dilakukan dengan mudah, web jenis ini sangat cocok untuk dipakai sebagai toko online yang multiproduk yang setiap saat berganti tampilan tergantung jenis produk yang ditayangkan.

Tahap berikutnya Anda dapat memilih database server yang digunakan, sebaiknya memilih database server yang sudah banyak digunakan dan yang terpenting dalam menyimpan data telah terbukti handal karena ada kalanya data yang disimpan memerlukan keamanan khusus seperti data id antar bank untuk digunakan pada transaksi dengan konsumen pengguna kartu kredit, dimana nomor rekening konsumen dan lainnya yang bersifat rahasia memerlukan keamanan khusus oleh karena itu harus digunakan database server yang menunjang.

Setelah database server, Anda dapat segera membuat database management system yaitu Anda membuat skema database. Anda dapat membuat tabel, berbagai field serta berbagai interaksi yang berhubungan.

Sekarang Anda dapat mengumpulkan isi web yang akan Anda tampilkan nantinya sehingga dapat ditentukan berapa halaman yang dibutuhkan untuk menampilkan isi. Sekaligus Anda dapat menentukan fasilitas lain yang dibutuhkan seperti buku tamu, login pengguna, polling, downlod data, update dan lainnya.

Fasilitas atau kebutuhan sistem lainnya juga dapat segera Anda  tentukan, seperti menentukan bahasa scripting, video, animasi, suara, dan tool-tool lain yang digunakan membangun situs web terutama untuk mendukung isi web dan fungsi-fungsi yang akan digunakan.

Setelah seluruh langkah persiapan ini lengkap, Anda dapat mulai menyusu desain web berdaasrkan tahapannya dan pada akhirnya dapat diimplementasikan dengan integrasi sistem di internet dilanjutkan dengan penempatan situs website di internet dan akhirnya tersambung (online). Setelah itu Anda dapat meng-upload berbagai informasi yang akan Anda tampilkan, dan memelihara serta menjalankan situs agar banyak dikunjungi pengunjung dan untuk kebetuhan tertentu Anda dapat meningkatkan trafik situs web Anda.