Minggu, 15 November 2015

CARA MENGGUNAKAN FORMAT GAMBAR PADA WEBSITE

Website yang baik akan menampilkan gambar dengan warna yang cerah, jelas dan tajam tidak buram, kurang terlihat jelas dan kabur, disertai ukuran file-nya kecil sehingga bisa melakukan pindah (movement) gambar atau halaman dengan cepat dan cepat di-download. Gambar yang jelas, file-nya kecil adalah gambar yang disarankan untuk penggunaan pada website agar terlihat jelas dan kinerjanya cepat serta dalam penyimpanannya tidak memakan kapasitas yang besar pada memori penyimpanan.

Format gambar yang sering dipakai untuk website ada 3 format, yaitu: Format GIF. Format JPG dan Format PNG

1. Format GIF

Format GIF (Graphics Interchange Format) merupakan format yang paling sering dipakai pada pembuatan atau penampilan gambar di website. Penggunaan gambar format GIF pada website memberi Anda pilihan selective pallete dalam pembuatan sebuah gambar. Dengan penggunaan format gambar GIF Anda menggunakan maksimum 256 warna, dan dapat mengisi keseluruhan header dari file GIF.  

Keunggulan format GIF:

Penampilan gambar yang baik dan bersih pada semua browser dan dapat mengisi sebagian besar warna objek dengan baik walaupun ukurannya relatif kecil.
Daya kompresinya dapat dilakukan dengan sekecil mungkin dengan kualitas bagus, sehingga dengan ukuran file yang kecil dapat mempercepat proses down load. 
Kualitas transparasi dan animasi yang baik.
Dapat meng-customize jumlah warna yang digunakan untuk pembuatan gambar, dalam arti Anda membuat gambar tidak harus menggunakan ke-256 warna, tapi Anda bisa menentukan berapa jumlah warna yang akan digunakan untuk gambar yang dimaksud, dan ketika menyimpan file, jumlah warna yang dipakai itu saja yang disimpan tidak harus menyimpan dalam bentuk 256 warna, dengan demikian akan memperkecil ukuran file dan mempercepat akses browser degan kualitas gambar tetap baik.

Gambar dengan format GIF sudah cukup baik jika digunakan beberapa warna saja misalkan 7 atau 8 warna saja pada penyimpanan dengan optimized pallette dan menggunakan ‘no transparency’, hal ini akan menghasilkan file yang kecil. Berbeda jika disimpan dengan menggunakan 256 warna dan disimpan dengan ‘transparency’, hasilnya tidak jauh berbeda dengan yang disimpan dengan 7 atau 8 warna, tapi ukuran filenya lumayan besar. Jadi untuk ukuran desain standar cukup menggunakan gambar dengan format GIF disimpan dengan beberapa warna saja (jangan disimpan dengan 256 warna) dan menggunakan ‘no transparency’ maka akan menghasilkan gambar dengan kualitas baik dan ukuran file sangat kecil, hal ini baik untuk kecepatan load website.

2. Format JPG

Format JPG (Joint Photographic Experts Groups) mempunyai teknik kompresi kurang begitu bagus jika digunakan pada gambar yang tanpa warna gradasi, yang berakibat pada besarnya ukuran file sedangkan kualitasnya tiak jauh berbeda dengan format GIF yang disimpan dengan file yang kecil (disimpan dengan ‘no transparency dan hanya beberapa warna saja).

Format JPG sangat bagus digunakan khusus pada gambar yang mengandung warna gradasi (continuous tone), bahkan dapat disimpan dengan ukuran file yang sangat kecil, lebih kecil dari kompres file GIF.

Perbedaan yang signifikan antara format JPG dan GIF yaitu:

Format GIF dapat diedit dan disimpan dengan sistem kompresi lossless. Ketika Anda mengkompres frmat GIF menjadi berukuran kecil, hal ini tidak mengurangi kualitas gambar.
Format JPG ketika di edit dan disimpan dengan sistem kompresi lossless atau lossy akan menyebabkan sebagian warna terutama warna cerah akan dihilangkan sehingga tingkat kecerahan warna hasil penyimpanan dengan kompres menjadi tidak cerah dan banyak kehilangan warna.

3. Format PNG

Gambar dengan format PNG belum dapat digunakan secara luas oleh desainer website karena format ini tergolong baru jadi dapat digunakan hanya pada browser-browser tipe yang lebih baru dan masih dalam pengembangan.

CARA MENGGUNAKAN XHTML DALAM WEBSITE

XHTML merupakan sebuah bahasa penyempurnaan dari HTML untuk merepresentasikan halaman website sebagai formulasi dari bahasa aplikasi XML. Representasi bahasa XHTML sangat konsisten dengan bahasa XML. Bahasa XML adalah aplikasi yang terbaru yang dirilis untuk memudahkan penulisan pada layar browser agar lebih mudah, fleksibel dan tidak baku. Dengan adanya aplikasi XML bahasa HTML masih bisa digunakan melalui XHTML karena pada prinsipnya masih ada kemiripan dan tidak terlalu banyak perbedaan, hanya upaya penyempurnaan saja. Jadi antara XML, XHTML dan HTML tidak terlalu berbeda, hanya ada sedikit perbedaan saja.

Kelebihan atau keuntungan yang didapat dari penyempurnaan HTML ke XHTML diantaranya sebagai berikut:
1. Seluruh tulisan atau dokumen yang ada pada aplikasi XHTML dapat dibaca, ditulis, diedit dan digunakan pada aplikasi XML sebagai aplikasi baru. 
2. Dengan adanya aplikasi XHTML penulisan pada layar browser akan lebih mudah dilakukan daripada pada aplikasi HTML. Perkembangan selanjutnya dari aplikasi XHTML akan lebih memudahkan penulisan pada browser, sekaligus dapat diakses dengan aplikasi XML.
Perbedaan mendasar dari File HTML dan XHTML diantaranya sebagai berikut:
1. Semua atribut atau elemen penulisan harus ditulis dalam bentuk huruf kecil.
2. Pada XHTML semua tag pembuka disyaratkan harus mempunyai tag penutup <tag>...</tag>, berbeda dengan aplikasi HTML ada sebagian tag yang tidak disyaratkan atau tidak ditulis dengan tag penutup seperti pada penggunaan tag <br> untuk membuat baris baru dan tag <hr> untuk pengaturan secara horizontal. Jadi pada aplikasi XHTML penulisan tag harus seperti ini: <br>...<br/>, atau <hr>...<hr/>, dengan tanda /> merupakan tanda penutupnya.
3. Seluruh atribut pada XHTML harus menggunakan atau mempunyai nilai, atribut tanpa menuliskan nilai tidak bisa digunakan pada XHTML.
4. Pernyataan nilai untuk atribut pada XHTML harus ditulis dalam tanda kutip.
5. Untuk atribut name dirubah ke dalam atribut “id”, jadi nama tag selalu dituliskan dengan atribut ‘id”, hal ini dilakukan agar penamaan untuk seluruh tag menjadi lebih konsisten.
6. Karakter-karakter berbentuk heksadesimal harus ditulis dimulai dengan:  &#x, seperti contohnya &#x0000:.

XML

XML (eXtensible Markup Language) dikeluarkan oleh W3C pada tahun 1998, dan merupakan bahasa yang sangat mirip dengan HTML namun dengan beberapa kelebihan atau keunggulan yang tidal dimiliki HTML. Tujuan dibuatnya  XML adalah supaya informasi dapat ditampilkan dengan format yang tidak baku, tidak seperti pada HTML dimana informasi dibuat dan dutampilkan dengan tag yang sudah baku, dan pembuatan HTML ditujukan hanya untuk menampilkan informasi saja.
Beberapa perbedaan XML dengan HTML diantaranya: pada XML penulisan nama tag dapat didefinisikan oleh penulis web sendiri, tidak seperti pada HTML harus menggunakan tag yang sudah baku, walaupun begitu XML masih memiliki persamaan dengan HTML diantaranya seperti pada penulisan tanda yang digunakan pada penulisan struktur tag, yang ditulis: “<...>” dan ditutup dengan tanada “</...>”. misalnya penulisan file XML sederhana seperti berikut ini:
<pengiriman>
<tujuan>Semarang</tujuan>
<tanggal> 1 Januari 2015</tanggal>
<nama_pengirim>Indra</nama_pengirim>
<pesan>saya sedang membuat tulisan dengan menggunakan XML</pesan>
</pengiriman>

Pada contoh di atas nama yang digunakan untuk tag dapat dibuat sendiri. Jadi pada dokumen XML nama tag tidak baku seperti pada HTML, atau dapat dibuat sendiri secara bebas asal menuliskan tag pembuka beserta penutupnya dengan tulisan yang sama. Adapun penulisan  isi pada informasi yang akan ditampilkan masih sama dengan HTML dimana informasi berada di antara tag pembuka dan tag penutup.


CARA MENGGUNAKAN HTML DALAM PEMBUATAN WEBSITE

HTML (Hypertext Markup Languagae) merupakan sebuah bahasa untuk merepresentasikan halaman website. HTML berbeda dengan bahasa pemrograman, dalam bahasa pemrograman digunakan fungsi logika seperti IF...ELSE, WHILE...DO, dan lainnya. Pada HTML digunakan Hypertext atau link yang dapat menghubungkan antara satu dokumen dengan dokumen yang lainnya, inilah perbedaan sekaligus kelebihan HTML dengan bahasa pemrograman, namun dalam penggunaannya HTML dapat digabungkan dengan bahasa pemrograman.

HTML Website



Struktur Umum File HTML
Struktur umum dari isi file HTML harus selalu mengandung pasangan tag <html>...</html>. Di dalam file HTML informasi dibagi dalam dua bagian besar, yaitu:
1. Header (bagian kepala yang berisi judul HTML), dengan tag:   <head>...</head>.
2. Body (berisi informasi yang akan ditampilkan), dengan tag:   <body>...</body>.
Contoh penulisan tag html misalkan Anda buka aplikasi internet eksplorer kemudian ketikan tag berikut ini untuk memulai belajar heading (untuk judul):
<html>
<head>
<title>judul html</title>.
</head>.
<body>
<h1>belajar menulis judul html dengan heading H1</h1><br>
</body>.
</html>
 Hasil yang akan ditampilkan pada layar browser dari penulisan di atas adalah:
belajar menulis judul html dengan heading H1

Penulisan tag <h1> merupakan penulisan judul dengan heading 1 yang memiliki ukuran besar, dan bisa ditulis taga lain mulai h2 sampai h6 dengan ukuran yang semakin mengecil dengan menuliskan dimuka dan dibelakang judul sebagai berikut:  <h2>belajar menulis judul html dengan heading</h2>, <h3>belajar menulis judul html dengan heading</h3>, <h4>belajar menulis judul html dengan heading<h4>, <h5> belajar menulis judul html dengan heading <h5>, <h6>belajar menulis judul html dengan heading</h6>. Penulisan tag <br> di akahir ialah untuk membuat baris baru pada layar browser.

Memisahkan Antara Paragraf
Kalau Anda menulis tulisan yang panjang layaknya sebuah paragraf, memisahkan antar paragraf dapat dilakukan dengan menulis tag <p>, contoh

<html>
<head>
<title>judul html</title>.
</head>.
<body>
HTML (Hypertext Markup Language) merupakan sebuah bahasa untuk merepresentasikan halaman website. 
<p>
Pada HTML digunakan Hypertext atau link yang dapat menghubungkan antara satu dokumen dengan dokumen yang lainnya.
</body>.
</html>

Atau menulisakan tag <pre>, yang di tulis di awal dan di akhir halaman menghasilkan hasil penulisan yang sama dengan tag <p> yang dilatakkan di antara dua paragraf, contoh:
<html>
<head>
<title>judul html</title>.
</head>.
<body>
<pre>
HTML (Hypertext Markup Language) merupakan sebuah bahasa untuk merepresentasikan halaman website. 
Pada HTML digunakan Hypertext atau link yang dapat menghubungkan antara satu dokumen dengan dokumen yang lainnya.
</pre>
</body>.
</html>

Mengatur Format Huruf
Tag yang dapat digunakan untuk mengatur format huruf diantaranya:
Tag <b>...</b> digunakan untuk mengatur format huruf tebal (bold).
Tag <i>...</i> digunakan untuk mengatur format huruf miring (italic).
Tag <u>...</u> digunakan untuk mengatur format huruf bergaris bawah (underline)
Misalnya seperti:
<html>
<head>
<title>Format huruf html</title>.
</head>.
<body>
<b>Pada HTML digunakan hypertext. </b> <br>
<i>Pada HTML digunakan hypertext. </i> <br>
<u>Pada HTML digunakan hypertext. </u> <br>
</body>.
</html>
Maka hasil yang didapatkan pada tampilan browser adalah seperti berikut:

Pada HTML digunakan hypertext.
Pada HTML digunakan hypertext.
Pada HTML digunakan hypertext.


Membuat Garis Pemisah dan Posisi Tulisan
Pada html tag untuk membuat garis pemisah dengan menuliskan tag <hr>, dan posisi tulisan baik di sisi kiri (left) dengan menuliskan “align”=”left”, atau di tengah (center) dengan menuliskan “align”=”center”, atau di sisi kanan (right) dengan menuliskan “align”=”right”.
Tag <hr> digunakan untuk membuat garis pemisah antara dua tulisan atau dua paragraf, sedangkan panjang garis diatur dengan menuliskan width=”10%” sampai dengan width=”100%”.
Contoh penulisan:
<html>
<head>
<title>Membuat garis pemisah dan posisi tulisan</title>.
</head>.
<body>
Pada HTML digunakan hypertext 
<hr size=”4” align=”center” width=”60%”>
Link pada hypertext dapat menghubungkan antar dokumen.
</body>.
</html>

Maka hasil yang didapatkan pada tampilan browser adalah seperti berikut:

Pada HTML digunakan hypertext 
............................................................................................................
Link pada hypertext dapat menghubungkan antar dokumen.

Sabtu, 26 September 2015

CARA MENGGUNAKAN XML DAN XSLT PADA WEBSITE

CARA MENGGUNAKAN XSLT DAN XML 

XSLT (Extensible Stylesheet Language Transformation) adalah sebuah style sheet untuk merubah dokumen pada XML agar dapat ditampilkan pada layar.


XSLT merubah atau mentransformasikan dokumen XML melalui dua proses, iaitu:

1. Proses perubahan struktur, meliputi proses pengumpulan, pengurutan dan pengelompokan data serta manipulasi tag dan atribut lain.
2. Proses perubahan output, iaitu proses untuk memaparkan maklumat pada skrin pelayar.
XSLT merubah atau mentransformasikan XML yang hasilnya akan menjadi data dengan format XML dengan format baru atau format HTML.

bagian-bagian pada dokumen XML diantaranya sebagai berikut:

1. Header (bahagian kepala dari maklumat yang ditulis)
Contoh format header XML: <? Xml version = "1.0" encoding = "iso-8859-1"?>. Dalam contoh tersebut terlihat pada header bahawa versi dari dokumen XML iaitu 1.0 dan encodingnya iaitu iso-8859-1.

2. Processing instruction atau elemen perintah
Contoh:    <?xml_stylesheet
                 type=”text/xsl”
                 href=”website.xsl”
                 ?>
Pada contoh di atas merupakan processing instruction, dengan typenya adalah text atau XSL. Dihubungkan dengan dokumen XSL bernama website.xsl. Perintah pemprosesan dokumen ditulis diantara tanda "<?" Dan "?>".

3. Root node, yaitu node pada bahagian paling luar dari dokumen XML serta node ini hanya ada satu pada dokumen XML. contoh:
<surat
Subyek=”Salam sejahtera bagi Anda semua”
Pengirim= “Ahmeyira”>
<!-ini adalah komen- ->
<Alinea id=1”Salam sejahtera</Alinea>
<Alinea id=2”Tinjauan mengenai isi website ini</Alinea>
4. Atribut node, yaitu node yang ditulis dengan tanda “<” dan ditutup dengan tanda “>” setelah nama tag. Pada contoh di atas (point 3) atribut node adalah pada bagian Subyek dan pengirim, yaitu pada tulisan:
Subyek=”Salam sejahtera bagi Anda semua”
Pengirim= “Ahmeyira”>
5. Komen dimana bagian komen ini tak ditampilkan pada layar
6. Element node

Dalam penulisan XML hal-hal yang harus diperhatikan diantaranya:

1. Format untuk menulis heading pada dokumen xml:
<?xml version=”1.0” encoding=”iso-8859-1”?>.
2. Dokumen XML secara keseluruhan disimpan dalam root tag.
3. Root tag memungkinkan mempunyai tag lagi di dalamnya, yang dinamakan child tag, dan pada child tag didalamnya memungkinkan memiliki tag lagi yang dinamakan sub child tag.
4. Penulisan elemen tag mempunyai awal dan penutup, elemen tag awal ditulis menggunakan tanda “<...>” dan tag penutup ditulis dengan tanda “</...>”.
5. Pada dokumen XML penulisan kata harus memperhatikan penggunaan huruf besar dan huruf kecil sebab dokumen XML mempunyai sifat case sensitive, penggunaan huruf besar dan huruf kecil harus sama persisi antara tag pembuka dan tag penutup. Contohnya seperti:
tag <Anda> harus diakhiri atau ditutup dengan tag </Anda>
tag <anda> harus diakhiri atau ditutup dengan tag </anda>
tag <aNDA> harus diakhiri atau ditutup dengan tag </aNDA>
6. Spasi pada dokumen XML akan ditampilkan seperti yang ditulis pada isi data.

Jumat, 18 September 2015

Tag-Tag yang digunakan pada HTML

TAG-TAG YANG DIGUNAKAN PADA HTML

Tag-tag yang digunakan pada pembuatn tulisan dengan menggunakan html diantaranya sebagai berikut:

NAMA TAG KETERANGAN
A Anchor
abbr untuk singkatan seperti (www)
acronym untuk akronim
address untuk menuliskan informasi penulis website
applet untuk java applet
area untuk digunakan sebagai client-side image maps area
B untuk huruf yang dicetak tebal (bold)
Base untuk dokumen base uri
Basefont untuk ukuran huruf yang digunakan
Bdo untuk bidi override
Big untuk huruf yang ditampilkan dengan ukuran besar
blockquote untuk menulis teks yang terpisah dari body teks
body untuk membuat body text
Br untuk membuat baris baru
button untuk tombol
caption untuk tabel
center untuk menampilkan tulisan pada posisi di tengah layar browser
Cite untuk citation
Code untuk digunakan pada kode pemrograman
Col untuk membuat kolom pada tabel
colgroup untuk membuat kelompok kolom
Dd untuk definisi
Del untuk teks yang dihapus
Dfn untuk mendefinisikan instansi
Dir untuk daftar direktori
Div untuk style
Di untuk daftar terdefinisi
Dt untuk definisi dari istilah
Em untuk memberikan tekanan
fieldset untuk kelompok form
font untuk huruf default
form untuk form
frame untuk memecah browser
frameset bagian dari frame
h1 untuk heading text ukuran 1
h2 untuk heading text ukuran 2
h3 untuk heading text ukuran 3
h4 untuk heading text ukuran 4
h5 untuk heading text ukuran 5
h6 untuk heading text ukuran 6
head untuk heading dari seluruh dokumen
Hr untuk pengaturan teks horizontal
html untuk root dokumen
I untuk teks yang dicetak miring
iframe untuk memecah browser satu baris
Img untuk menyimpan atau meletakkan gambar
input untuk meletakkan teks field input
Ins untuk menambah suatu teks
isindex untuk menampilkan layar prompt
Kbd untuk menyatakan teks yang diinput oleh pengguna
label untuk memberi label pada font
legend untuk field set legend
Li untuk item pada daftar
link untuk melakukan link ke berbagai media atau media tertentu
map untuk image map klien
menu untuk daftar menu
meta untuk informasi generik meta
noframes untuk alternatif isi dokumen yang tidak menggunakan frame
noscrift untuk alternatif isi dokumen yang tidak menggunakan script program
object untuk menyimpan atau meletakkan objek pada dokumen
Ol untuk daftar yang diawali dengan nomor
optgroup untuk menyatakan option atau pilihan dari group
option untuk menyatakan option atau pilihan
P untuk paragraph
param untuk nulai property
pre untuk pre formatted text
Q untuk quotation
S untuk text dengan style strike
samp untuk contoh keluaran program (script)
script untuk script
select untuk pilihan selector
small untuk teks yang dibuat dengan ukuran kecil
span untuk style dari isi
strike untuk teks strike
strong untuk tekanan yang kuat
style untuk informasi dari style
Sup untuk superscript
Sub untuk subscript
Table untuk membuat tabel
Tbody untuk body pada tabel yang dibuat
Td untuk sel pada tabel yang dibuat
textarea untuk area teks yang dibuat
tfoot untuk footer pada tabel yang dibuat
Th untuk header  pada tabel yang dibuat
thread untuk header dari tabel yang dibuat
Title untuk judul dari dokumen
Tr untuk baris pada tabel yang dibuat
Tt untuk membuat style huruf tele-type atau mono spaced
U untuk teks bergaris bawah pada tulisan yang dibuat
Ul untuk daftar yang tidak diberi nomor
var untuk argumen dari program atau bagian dari variabel

Senin, 14 September 2015

Cara Mendapatkan dan Mengelola Proyek Pembuatan Website

MENGELOLA PROYEK PEMBUATAN WEBSITE

Pembuatan website untuk tujuan komersial atau untuk dijual, baik penjualan langsung atau berupa proyek pembuatan website yang dipesan konsumen tertentu yang melibatkan interaksi dan komunikasi antara pihak pembuat web dan konsumen sangat memungkinkan untuk dilakukan. Saat ini kebutuhan website bagi perusahaan atau perorangan yang membutuhkan layanan online masih sangat tinggi terbukti dengan banyaknya penjualan domain di situs pelelangan domain setiap harinya menunjukkan angka yang besar menunjukkan kebutuhan domain sebagai ‘lahan’ tempat berdirinya website  atau toko online masih sangat tinggi.

Banyak pengguna website atau orang-orang yang ingin memiliki website tidak tahu cara pembuatan webdesain dan lainnya, sehingga mereka mencari website yang menyediakan jasa pembuatan website untuk mereka baik website sederhana ataupun website yang cukup kompleks. Pembuatan website yang cukup kompleks seperti yang digunakan untuk instansi-instansi atau perusahaan besar biasanya di tuangkan dalam bentuk proyek dengan anggaran yang cukup lumayan, sesuai dengan tingkat kerumitannya karena menyangkut segala aspek perusahaan beserta produk-produknya yang mungkin sangat banyak atau beragam.

Saat ini dengan perkembangan teknologi internet online banyak instansi memberlakukan sistem administrasi online baik instansi pemerintahan maupun institusi pendidikan. Banyak universitas yang telah menyelenggarakan sistem administrasi online dari mulai pendaftara masuk perguruan tinggi, sistem pembayaran, sistem pengambilan mata kuliah atau kredit semester sampai ujian dan penayangan hasil ujian dilakukan secara online, hal ini ke depan merupakan prospek yang baik untuk penyedia layanan jasa pembuatan wbsite karena contohnya unversitas yang belum menyelenggarakan sistem administrasi online ada kemungkinan akan mengikuti universitas lain yang lebih terdepan di bidang IT tersebut. Belum lagi pada dinas atau instansi pemerintah setingkat kecamatan telah menyelenggarakan sistem administrasi online yang akan menjadi prospek terutama untuk maintenance website.

Cara atau tips untuk mendapatkan proyek pembuatan website atau pengelolaan proyek dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Lakukanlah promosi Anda lewat orang-orang terdekat Anda melalui penyampaian informasi pengalaman Anda dibidang pembuatan web desain atau web developer. Anda dapat menyampaikan informasi tentang pembuatan website kepada sanak saudara, tetangga dan masyarakat sekitar Anda, rekan bisnis, teman Anda dan relasi-relasi Anda yang lainnya. Penyampaian informasi dari mulut ke mulut ini yang menegaskan bahwa Anda seorang ahli membuat website pada akhirnya akan sampai kepada oarang-orang yang membutuhkan jasa pembuatan website.

2. Tahap selanjutnya Anda bisa membuat brosur berisi jasa Anda dalam bidang pembuatan web serta promosi-promosi yang Anda tawarkan lalu Anda sebarkan beserta kartu nama Anda.

3. Proyek pembuatan website untuk perusahaan atau instansi terkait yang membutuhkan pembuatan atau pengelolaan website dilakukan dengan proposal didahului surat pernawaran berisi jasa yang ditawarkan lengkap dengan harga-harganya. Kalau untuk proyek besar biasanya harga menyusul atau tidak dicantumkan pada surat penawaran tapi pada lembar terpisah yang hanya diperuntukkan untuk kepala proyek, kepala panitia proyek atau bagian keuangan untuk penghitungan anggaran yang ditawarkan disesuaikan dengan anggaran yang ada, biasanya akan dilakukan negosiasi kalau mereka sudah setuju untuk membuat web menggunakan jasa Anda.

4. Langkah awal proyek pembuatan website biasanya dilakukan setelah anda mengirimkan surat penawaran dapat disertai brosur sepintas. Lalu Anda dapat bertemu pejabat terkait untuk membicarakannya lebih rinci disertai proposal project lengkap dengan anggaran yang ditawarkan. Dalam tahapan pertemuan ini mencakup presentasi tentang jasa yang Anda tawarkan, Anda bisa menggandeng teman Anda yang mahir dalam presentasi, karena presentasi yang baik memuluskan jalan untuk berhasilnya penawaran Anda.

5. Untuk memperluas promosi Anda, Anda dapat mempromosikannya lebih lanjur pada media online, media sosial online, group yang didalamnya berisi orang-orang berpebgaruh dalam perusahaan atau instansi yang menjadi target market Anda. Anda dapat memperluas promosi dengan iklan media cetak, iklan baris internet dan lainnya.

Panduan Cara Membuat Email di Google

Panduan Cara Membuat Email di Google - Artikel ini adalah artikel sederhana yang saya buat khusus untuk Anda yang belum mengerti cara membuat email di Google dan saya buat sesederhana mungkin yang disertai dengan gambar agar mudah dipahami. Sebelum mempelajari dan menerapkan panduan cara membuat email di Google ini, yang harus Anda sediakan sebelumnya adalah
  • Laptop atau PC
  • Ponsel 
  • Jaringan internet
Setelah semuanya siap, silakan ikuti panduan cara membuat email di Google berikut ini:
Buka link berikut di browser Anda, http://mail.google.com/mail/
Panduan Cara Membuat Email di Google

Klik Create An Account atau jika Anda tidak ingin mengkliknya silahkan klik https://accounts.google.com/SignUp

Isi data lengkap anda pada ruang yang telah disediakan
Cara Membuat Email di Google

Pada langkah ini ada 2 verifikasi terhadap akun email Anda dan sebagai contohnya saya menggunakan verikasi melalui ponsel via SMS. Silahkan Anda pilih apakah menggunakan kode captcha atau melalui telepon. Jika Anda menggunaka kode captcha, jangan centang Skip this konfirmasi (phone verification may be required) dan masukkan kodenya pada kolom yang telah disediakan.
Panduan Membuat Email di Google

Saran saya, lebih baik Anda menggunakan konfirmasi melalui ponsel karena suatu saat hal ini sangat diperlukan jika Anda lupa terhadap password akun email Anda.
Kalau sudah, klik Next Step
Karena pada langkah sebelumnya saya menggunakan verifikasi akun melalui telepon maka muncul tampilan seperti berikut
Membuat Email di Google

Jika Anda melakukan hal yang sama dengan panduan cara membuat email ini, tunggu beberapa detik sampai nomor ponsel Anda akan muncul secara otomatis pada kolom seperti yang ada di gambar diatas. Jika sudah muncul klik Continue.

Apakah di ponsel Anda ada dering SMS masuk? Silakan buka, pasti ada sms Your Google verification code is 123456 (6 digit) dan masukkan pada ruang seperti pada gambar berikut, kalau sudah klik Continue
Panduan Cara Membuat Email di Google

Jika verifikasi akun berhasil, maka Anda sudah berhasil membuat email di Google dan sudah memiliki email Anda sendiri dan selanjutnya Anda disarankan untuk memasang foto profil Anda seperti yang terlihat pada gambar di bawah. Untuk sementara biarkan seperti itu dan klik Next step
email

Welcome ... sekarang Anda sudah berhasil membuat email dan terus saja klik Continue to Gmail
Membuat Email di Google

Proses loading masuk ke akun email Anda
Panduan Cara Membuat Email di Google

Setelah berada di email Google atau akun email Anda maka Anda akan mendapatkan 4 pesan masuk dari Google seperti pada gambar berikut ini. Silahkan buka dan pelajari isinya :)
Panduan Cara Membuat Email di Google

Selamat! Anda sudah memiliki email pribadi

Bagaimana mudah bukan cara membuat email di Google? Dengan memiliki email baik dari Google atau layanan penyedia email gratis, Anda dapat melakukan apa saja dengan email tersebut. Apa saja keuntungannya? silahkan baca manfaat kegunaan E-mel

Semoga artikel ini bermanfaat dan terimakasih telah membaca panduan cara membuat email di Google